|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Jumat, 01 Mei 2009 23:13 |
|
Keraton Pontianak Keraton Pontianak yang megah dengan struktur bangunan dari kayu yang kokoh, didirikan oleh Sultan Syarief Abdurrachman Alqadrie pada tahun 1771. Keraton ini memberikan daya tarik khusus bagi para pengunjung dengan banyaknya artefak atau benda-benda bersejarah seperti beragam perhiasan yang digunakan secara turun-temurun sejak zaman dahulu. Disampaing itu, koleksi Tahta, meriam, benda-benda kuno, barang pecah-belah, dan foto keluarga, yang telah mulai pudar, menggambarkan kehidupan masa lampau. |
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Jumat, 01 Mei 2009 23:12 |
|
Daya tarik lainnya adalah Pantai Polaria adalah salah satu objek wisata terletak di desa Sungai Rusa Kecamatan Selakau lebih kurang 64 km jauhnya dari ibukota Sambas dan merupakan sebuah pantai dengan bebatuan dimana-mana dapat dicapai dengan sepeda motor. Pantai lainnya adalah Pantai Sinam, salah satu tujuan wisata yang terletak dipinggir kota Pemangkat ± 47 km ibukota Kab. Sambas, ada café, restoran. Kita dapat menikmati matahari terbenam serta dapat dicapai dengan banyak jenis Kendaraan. Pantai Tanjung Batu adalah salah satu tujuan wisata di kecamatan Pemangkat sekitar 47 km dari jantung ibukota Kabupaten Sambas. Tempat yang indah nan sangat menarik untuk memancing, kita juga dapat menikmati matahari terbenam di waktu sore, di daerah ini tersedia Hotel, Restoran, café dan fasilitas pendukung lainnya. |
|
LAST_UPDATED2 |
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Jumat, 01 Mei 2009 23:11 |
|
Masjid Jami’ adalah salah satu masjid besar peninggalan masa kesultanan Pontianak. Lokasinya berada di pinggiran sungai yang indah dan masih asli, walaupun struktur dari masjid jami’ tersebut telah mengalami rekonstruksi. Setiap Jumat siang, Kayu Belian yang masih ada didalam masjid turut bergema oleh suara adzan. Selama Hari Raya Islam, masjid ini menjadi pusat bagi masyarakat dan warga sekitar yang memperingatinya. Masjid Jami’ dapat dijangkau dengan menggunakan sampan dari Pelabuhan Seng Hie atau dengan mobil melewati Jembatan Kapuas atau Jembatan Landak |
|
LAST_UPDATED2 |
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Jumat, 01 Mei 2009 23:09 |
|
Tugu Khatuslitiwa Berdasarkan catatan yang diperoleh pada tahun 1941, dari v.en.w oleh opsiter wiese dikutip dari bijdragentot de geographe dari chep van den topographischan dien in nederlandsch indie : den 31 sten maart 1928 telah datang di pontianak satu ekspedisi internasional yang dipimpin oleh seorang ahli geographie berkebangsaan belanda untuk menentukan titik/tonggak garis equator di kota pontianak dengan konstruksi sebagai berikut : 1. Tugu pertama dibangun tahun 1928 berbentuk tonggak dengan tanda panah. 2. Tahun 1930 disempurnakan, berbentuk tonggak dengan lingkaran dan tanda panah. 3. Tahun 1938 tugu asli dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh opsiter/architech silaban dengan ukuran sebagai berikut : “bangunan tugu terdiri dari 4 (empat) buah tonggak belian, |
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Jumat, 01 Mei 2009 23:07 |
|
Pantai Pasir Panjang Pantai Pasir Panjang adalah Obyek wisata yang paling menarik di Singkawang Pantai ini dapat dicapai dengan kendaraan selama 20 menit (17 Km) dari pusat Kota Singkawang ke arah Pontianak. Pantai sepanjang 3 Km ini memiliki pasir yang putih dan air yang tenang. Kondisi jalan masuk telah beraspal dan tersedia kendaraan umum menuju ke tempat ini. Pantai dengan keindahan hamparan pasir putih dan bebatuan serta panorama alamnya yang masih alami, ditambah dengan dengan air laut yang tenang dan jernih menambah indahnya suasana terutama pada saat matahari terbit dan terbenam. |
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
|