|
FLU BABI (SWINE INFLUENZA) Virus ini tidak menular ke manusia, tetapi infeksi berlangsung antar manusia. Gejala yang di timbulkan seperti flu pada umumnya, termasuk demam, batuk, radang tenggorokan, sakit persendian, pusing, kedinginan dan kelelahan. Beberapa orang yang terinfeksi di laporkan mengalami diare dan muntah.
Akhir Maret dan awal April 2009 wabah virus yang di tengarai di sebabkan oleh infeksi virus influenza A di laporkan di Southern California dan San Antonio, Texas. Di Mexico di laporkan 86 orang tewas karena wabah Swine Flu. Menyusul di Amerika Serikat sebanyak 11 orang. Di New York terdapat delapan kasus yang masih dalam penyeledikan. Virus H1N1 pada babi secara antigenetik berbeda dengan h1N1 pada manusia. Vaksin pada flu manusia tidak akan memberikan proteksi dari flu babi. Ada empat jenis virus Influenza A yang dapat di isolasi pada Babi. H1N1, H1N2, H3N2, H3N1. dan yang paling sering di dapatkan pada babi adalah H1N1. Swine flu pada babi merupakan merupakan penyakit influenza endemik yang biasa terjadi pada babi dan disebabkan oleh virus influenza tipe A H1N1 dan H3N2. Outbreak swine flu pada babi terjadi selama musim dingin dan seringkali menyerang sekelompok ternak. Studi menunjukkan bahwa virus H1N1 adalah hal biasa yang menyerang babi di seluruh belahan dunia dengan tingkat kejadian 25%. Kejadian penularan swine flu pada manusia tidak pernah di laporkan. Adapun gejala yang di timbulkan pada babi, yaitu: - demam tiba-tiba - depresi - batuk - keluar lelehan dari hidung dan mata - bersin - kesulitan bernafas - kemerahan pada mata atau adanya pembengkakan - tidak adanya nafsu makan Sedangkan pada manusia, Swine Flu pada umumnya tidak menyerang manusia. Tetapu pernah dilaporkan kejadian infeksi sporadik pada satu orang yang kontak langsung dengan peternakan babi pada tahun 1988 di Wisconsin. Pada kasus tersebut tidak ditemukan penularan antar manusia. Selama bulan Desember 2005 sampai dengan Februari 2009 telah dilaporkan 12 kasus infeksi swine flu pada manusia. Dan selanjutnya terjadi out break di beberapa negara yaitu Amerika Serikat, Meksiko, Selandia Baru dan yang terbaru yaitu dari Australia. Virus ini meiliki kombinasi segmen gen yang berbeda dar strain H1N1 yang di temukan sebelumnya baik yang pernah dilaporkan di USA atau di beberapa negara yang pernah mewabah virus tersebut. OIE Melaporkan bahwa wabah Swine Flu yang melanda beberapa negara dan menyebabkan banyak kematian pada manusia di tenggarai bukan virus flu musiman tetapi merupakan jenis virus influenza A yang memiliki strain kombinasi antara strain babi, avian dan manusia. Sampai saai ini virus tersebut belum dapat di isolasi dari hewan, oleh karena itu sangatlah tidak tepat untuk menyebut virus tersebut virus flu babi. Karena wabah yang berkaitan dengan swine flu yang terdahulu dinamai sesuai dengan letak geografisnya, maka sangat logik jika swine flu yang sekarang dinamakan “North-American Influenza”. Meskipun sampai sekarang para agli masih melakukan penelitian sehubungan dengan wabah yang terjadi dan badan kesehatan dunia dalam hal ini OIE belum menjustifikasi tentang kasus swine flu yang ditularkan dari babi, tetapi beberapa negara yang terkena wabah flu tersebut telah memberlakukan penutupan lalu lintas babi dan produknya. Penyebaran flu abi sama seperti flu pada umunya. Penularan disebabkan terjadinya kontak antar manusia melalui droplet yang disebarkan melaui batuk atau bersin dari penderita influenza. Penularan juga dapat terjadi melaiui kontak langsung dengan permukaan yang terkena dorplet partikel. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan ke orang lain setelah 1hari sakit sampai 7 hari. Pengobatan dengan oseltamivir dan zanamivir. Adapun pencegahan yang harus di lakukan untuk mencegah tertularnya flu babi ataupun gejala flu musiman yaitu: - Tutup hidung dan mulut ketika bersin dan segera buang tissue ke tempat sampah. - Cuci tangan dengan sabun dan air atau cairan pembersih tangan - Hindari memegang mata, hidung dan mulut. Virus dapat menyebar melalui jalan tersebut. - Jika terserang flu, hindari kontak dengan orang lain. Istirahat bagi yang berkerja maupun yang sekolah. Beberapa gejala darurat yang memerlukan pertolongan medis adalah sebagai berikut : 1. Pada anak-anak - susah bernafas atau terlalu cepat bernafas - warna kulit memerah - tidak mau minum - tidak mau bangun atau berinteraksi - tidak mau di pegang - pertama-tama gejala flu biasa kemudian diikuti demam dan batuk parah - demam dengan batuk rash (bercak-bercak merah di seluruh tubuh) 2. Pada orang dewasa - kesulitan bernafas atau bernafas pendek dan dangkal - kesakitan atau adanya tekakan pada dada atau perut - tiba-tiba pingsan - bingung - muntah Dengan mewabahnya swine flu di beberapa negara, maka beberapa negara telah melakukan pelarangan importasi babi maupun produknya yang berasal dari Amerika Serikat maupun Meksiko. Selain importasi daging dan produknya, juga di berlakukan travelers warning di beberapa pintu pemasukan seperti bandara internasional dan pelabuhan laut. Pemerintah Indonesia telah memasang thermal detector untuk mengetahui suhu tubuh seseorang di bandara internasional. Walaupun sampai saat ini kejadian Swine Flu belum mewabah di Indonesia, tetapi kewaspadaan dan kesiapsiagaan dini terhadap kemungkinan masuknya penyakit ini melaui media pembawa yang di lalulintaskan perlu mendapatkan perhatian yang serius untuk mencegah dan menghindari wabah tersebut masuk ke wilayah Republik Indonesia. Dikutip dari karantina.deptan.go.id Diolah dari sumber OIE, WHO dan CDC. |